Excelsa

Ini kopi yang tidak berteriak — dan justru itu kekuatannya

Bukan robusta, bukan arabica, tapi EXCELSA.
Cita rasa kopi ini memiliki rasa pahit yang dominan, juga ada rasa manis dan asem.

Biji kopi excelsa mirip robusta, namun lebih kecil ukuran nya. Pohon kopi excelsa lebih tahan dari karat daun dan bisa tumbuh dengan baik di pada ketinggian 600-1000m DPL.

Origin: Mt. Welirang
100% excelsa coffee
Process: natural
Elevation: 800m ASL
Tasting notes: seperti sarapan pagi yang pelan; manis lembut alami dan hangat; bersih, tidak berlebihan, membumi, dan tenang
Banana boiled, sugar cane, roasted chocolate
Body: medium, membulat
Aftertaste: hangat & bersih
Mood: tenang, membumi, nostalgik

Cocok untuk diseduh saat pagi yang sunyi
atau sore ketika waktu ingin diperlambat.

Ada kopi yang tidak ingin terburu-buru.
Excelsa dari kaki Gunung Welirang ini tumbuh di di udara yang sejuk, tanah yang tenang, dan waktu yang berjalan pelan.

Buah kopi dibiarkan matang bersama matahari.
Tidak dipaksa, tidak dipercepat.
Hanya menunggu hingga rasa menemukan bentuknya sendiri.

Di cangkir, ia hadir dengan rasa yang hangat dan membumi.
Seperti dapur pagi hari:
pisang rebus yang lembut,
manis gula tebu yang tenang,
dan cokelat panggang yang tinggal lebih lama di akhir.

Bukan kopi yang keras,
melainkan kopi yang menemani.
Mengingatkan pada jeda,
pada rumah,
pada hal-hal sederhana yang ingin diulang.

Excelsa ini bukan tentang kejutan.
Ia tentang kenyamanan.

SOLD OUT.
Origin: Java
100% excelsa coffee
Process: washed
Elevation: 600-1000m ASL

Di TGC, kami percaya bahwa kopi bukan sekadar rasa — tapi juga perasaan.
Dengan begitu banyak kopi langka dari seluruh dunia, kami menciptakan “karakter” untuk membantu kamu mengingat cita rasa dan jiwa dari masing-masing kopi.

Sama seperti tokoh favoritmu dalam buku atau film, kamu akan terus kembali pada karakter yang paling menyentuh hatimu.
Jadi… udah ketemu kopi favoritmu?

Dear Red Honey

Origin: Boyolali, Java
100% arabica coffee
Variety: Mix variety – Ateng, Kartika, Lini S, Sigararutang
Process: Red Honey Process
Elevation: 1300-1700m ASL
Tasting notes: mild body, balance fruity acidity, intens brown sugar sweetness

.

Blue Cierra

Origin: Ijen, Java
100% arabica coffee
Variety: Blue Mountain (Jamaica)
Process: Washed / Natural (according to label)
Tasting notes:

Kopi yang dari Jamaica Blue Mountain yang terkenal itu lumayan harga nya karena import, dan agak sulit mendapatkan nya di Indonesia. Namun TGC pernah ikut lelang untuk mendapatkan biji mentah kopi ini pada tahun 2017, feed back customer yang telah merasakan kopi tersebut: ketagihan ^.^

Beberapa tahun belakangan, kami mengetahui bahwa ada tanaman kopi varietas asli dari Blue Mountain Jamaica tersebut yang di tanam di Indonesia. Hanya beberapa petani kopi saja yang memilikinya dan berhasil panen – sehingga kopi favorit kita ini relatif lebih mudah didapatkan dan lebih terjangkau harganya. Taste nya bagaimana? yang masih ingat rasa Blue Mountain Jamaica boleh di bandingkan… Ngopi Blue Cierra di TGC, trus komen di bawah ya….

Bener Meriah

100% Arabica Coffee
Origin: Gayo, bener meriah
Process: Semi Washed
Elevation: 1200m ASL
Notes: fruity balance, medium acidity, herbs hint, strong body

Untuk memudahkan mengingat jenis kopi yang Anda sukai ini, TGC mem-visual kan kopi ini sebagai seorang pe-sumo dari Jepang, bernama Kenta; yang berarti sehat, kuat, dan besar – sangat cocok dengan karakter rasa kopi gayo.

Kopi TGC Kenta terdaftar di BPOM
Diproduksi oleh PT Kopi TGC Indonesia
Kopi TGC adalah coffee roastery yang telah berdiri sejak 2014

SOLD OUT:

Process: Natural
Variety: timtim
Notes: Strawberry, red berries, dry fruits, bay leaf (daun salam), floral complex

Black Honey

100% arabica coffee

Origin: Gayo, bener meriah

Process: black honey

Variety: gajah timtim

Notes: clove, starfruit, kaffir lime (jeruk purut), orange peal