Perduli Kopi, Kopi perduli

Halaman ini kami dedikasikan kepada para petani kopi yang telah sungguh-sungguh berjerih lelah merawat tanaman kopi untuk menghasilkan buah kopi yang berkualitas, sehingga kita semua dapat menikmati kopi yang nikmat sambil bersantai di dalam cafe yang nyaman tanpa harus ber-payah-payahan di kebun yang terik.

Membuat gerakan kecil lebih baik daripada tidak sama sekali. Semoga aksi ini dapat bermanfaat meringankan beban para petani kopi yang sedang terkena musibah. Tetap semangat Bapak dan Ibu dan Saudara se-tanah air dan se-perkopian.

Tidak ikut aksi langsung ke lapangan bukanlah hal salah. Kamu bisa memberikan donasi dengan cara berikut:

  1. Beli kopi TGC yang dikemas dengan hard BOX esklusif (harga normal seperti biasa)
  2. Tambahkan sejumlah nominal ke dalam pembelian mu
  3. Ikuti dan pantau aksi perduli mu di sini

#KOPIperduli

TGC menyiapkan 15juta rupiah dalam bentuk 500 hard BOX esklusif, sebagai sarana untuk aksi perduli kita – meringankan beban mereka yang sedang terkena musibah. BOX tersebut akan berisi kopi kegemaranmu, bisa kamu dapatkan di outlet TGC terdekat. BOX ini sangat representatif juga loh untuk gift / hadiah bagi orang-orang terdekat kamu.

Buat kamu yang tidak mau membeli kopi dan atau BOX, boleh ikutan juga kok, yang penting tujuan kita untuk meringankan beban mereka yang sedang dalam musibah dapat tercapai.

Gempa dan banjir di NTT dan Malang belakangan ini, berdampak juga bagi petani kopi di daerah tersebut. Pada bulan yang penuh berkah ini, sangatlah tepat bagi kita untuk melakukan kebaikan. 21 April 2021 s.d 5 Mei 2021 kita kumpulkan bantuan di sini untuk di kirim pada 6 Mei 2021.

Fermentasi pada Kopi

Fermentasi pada produksi makanan dan minuman memiliki sejarahnya tersendiri. Merupakan hasil dari rangkaian penciptaan rasa-rasa baru sejak pertama kali orang yang berani mencoba beberapa anggur yang dibiarkan sedikit lebih lama di luar.

Dasar Fermentasi

Definisi fermentasi berubah menurut siapa yang Anda ajak bicara. Para ahli mirobiologi dan biokimia memiliki definisi sangat ketat akan arti kata ini. Secara spesifik, intrepretasi para ilmuwan adalah proses metabolisme yang melibatkan pelepasan energi molekul organik tanpa adanya oksigen.

Dalam produksi makanan dan minuman, definisi fermentasi sedikit longgar. Pada umumnya, industri profesional akan menggunakannya untuk memaknai perubahan pada produk makanan dengan hadirnya organisme mikrobiologi, seperti bakteri atau ragi, yang sering menghasilkan ethanol (alkohol), karbondioksida, dan atau lactic dan acetic acid.

Fermentasi pada Kopi

Tanpa membahas lebih dalam lagi mengenai biokimia, secara esensial seluruh kopi pada dasarnya melalui beberapa tingkat fermentasi.

Biji kopi Full Washed hampir seluruhnya selalu melalui tahap fermentasi intens setelah proses pulping; biasanya semalaman, kadang-kadang di dalam air – sebelum di cuci, proses pemilahan, dan pengeringan. Proses setelah perendaman biasanya menurunkan populasi mikroba, namun fermentasi terus berlangsung pada tahap ini juga.

Biji kopi Natural dry-process dan honey/natural juga sedikitnya terfermentasi, disaat daging buah kopi di sekelilig biji kopi mengering. Mikroba secara aktif mencerna gula dan mengubah rasa seiring mengeringnya kopi.

Memanfaatkan kekuatan fermentasi adalah bagian penting dari pekerjaan petani, dan inovasi-inovasi muncul dengan cepat seiring dengan peningkatan kualitas kopi dan membangun standard proses yang lebih baik, seperti yang dilakukan pada industri anggur dan bir.  

Penjual anggur akan merasa ngeri pada fermentasi kopi. Tidak ada pembuat anggur di dunia yang tidak tahu koloni mikroba ragi yang digunakan pada anggurnya, tapi para petani kopi membiarkan bakteri lokal native dan ragi lepas pada produk mereka. Dalam kasus ini, fermentasi kopi lebih mirip dengan yang terjadi pada coklat.

Beberapa dugaan mikroba native adalah hakiki dalam keunikan citarasa asli dari banyak kopi, namun sains belum menawarkan jawaban pasti pada asumsi ini. Pada produk fermentasi lain, natur dari bahan-bahannya berdasar pada tanah dan karakter tanahan, belum lagi banyak faktor lain, memainkan peranan penting dalam terciptanya rasa.

Fermentasi Anaerobic dan Carbonic Maceration

Salah satu proses yang muncul dan populer karena rasa yang dihasilkannya unik dan luar biasa, melibatkan fermentasi anaerobic, dan disebut carbonic maceration.

Mari kita lihat arti kata-nya satu per satu, sehingga kita tidak terpaku pada detailnya.

  • Anaerobic – lingkungan hidup tanpa oksigen
  • Carbonic – lingkungan hidup kaya karbondioksida
  • Maceration – istilah yang paling mendekati dibandingkan fermentasi, mengacu kepada metabolisme mikrobiologi

Ada pengertian dimana anaerobic dan carbonic dapat digunakan secara bergantian – keduanya mengacu kepada keterbatasan oksigen. Mungkin Anda juga telah memperhatikan bahwa definisi ilmiah dari fermentasi – kata “tanpa oksigen” termasuk didalamnya, jadi ada juga pengertian dimana istilah “fermentasi anaerobic” itu sama saja.

Jadi, walaupun oksigen ada pada lingkungan sekitar microba fermentasi, tidaklah digunakan pada proses fermentasi tersebut. Tidak dapat juga dikatakan bahwa aerobic maceration tidak terjadi; pasti, karena ada banyak mikroba yang menyukai oksigen dan akan selalu mencerna buah kopi.

Oleh karena itu istilah ini berarti besar dalam konteks kopi. Karena keterbatasan cara dalam kita mendiskusikan mengenai fermentasi kopi selama ini, kita perlu lebih spesifik ketika ada perubahan terjadi pada proses yang umum.

Pada seluruh sejarah produksi kopi Full Wash, jangka waktu ketika kopi yang telah di pipil itu ter-maceration (biasanya pada bak penampungan berisi air) di sebut fermentasi. Fungsi asalnya, bukan bentuknya. Itu adalah metode petani pada waktu menghilangkan mucilage buah kopi dari biji kopi yang masih ada kulit arinya. Perubahan rasa, walaupun penting, adalah kedua untuk menghilangkan gula buah dan pektin.

Sekarang kita telah memperhatikan pada kompleksnya mikrobiologi dan efeknya pada rasa, arti kata yang lebih tepat itu dibutuhkan untuk membedakan ketika petani melakukan fermentasi secara tradisional, atau menggunakan metode secara lebih spesifik.

Karenanya timbulah fermentasi “anaerobic” pada kopi. Ketika petani menggunakan kata ini, biasanya mereka bermaksud meerka telah menciptakan lingkungan hidup yang tertutup. Secara khas, kopi telah di pipil seperti biasa dan kulit ari dengan mucilage-nya dimasukkan dalam tangki kedap udara, biasanya menggunakan stainless steel, dengan katup untuk melepas gas. Cara fermentasi ini dapat memperpanjang waktu beberapa jam dari yang biasanya secara tradisional 12-36 jam atau bahkan menjadi beberapa hari pada beberapa kasus. Jenis-jenis mikroba yang dapat bertahan bahkan aktif berpartisipasi dalam fermentasi sangat oleh kurangnya oksigen, dan sepertinya akan mengubah secara substansial akan profile rasa pada akhirnya. Rasa kopi anaerobic dapat diidentifikasi dengan mudah dan langsung; misalnya jahe, kayumanis, akarmanis, permenkaret, buah pir rebus. Citarasa nya cenderung singular, sangat tajam dan tidak umum.

Hal utama yang membedakan kopi fermentasi anaerobic dan carbonic maceration yaitu pada carbonic maceration ceri kopinya tetap dibiarkan melekat, tidak di pipil sebelum masuk ke dalam tangki yang di tutup rapat. Carbonic maceration adalah istilah yang diambil dari industri anggur, dimana seluruh buah anggur di fermentasi tanpa melalui proses tekanan mengeluarkan air anggurnya terlebih dahulu. Hal ini cenderung menghasilkan anggur yang lebih fresh dan fruity yang mungkin tidak akan menua dengan baik namun dapat dikonsumsi lebih cepat setelah diproduksi.

Pada metode carbonic dalah fermentasi kopi, pertama, ceri kopi yang tenggelam dan terpisah dari yang terapung, dimasukkan ke dalam tangki kedap udara dengan katup searah, sedikitbanyak sama dengan metode pada anaerobic. Karena kulit ceri dibiarkan saja, fermentasi membutuhkan waktu berhari-hari bahkan berminggu-minggu. Berbagai variasi level tekanan dalam tangki menciptakan kadar gula dan pektin yang berbeda untuk di macerate oleh mikroba. Mendekati dasar tangki, kopi tertekan dari waktu ke waktu oleh gravitasi, dimana ceri pada bagian permukaan tunpukan tetap tidak mengalami tekanan dan fermentasi akan lebih lambat dan di terjadi dalam dari kulit buahnya.

Neel Vohora, seorang penghasil kopi senior pada pertanian keluarga di lereng kawah Ngorongoro di utara Tanzania, telah bereksperimen dengan menambahkan air pada metode kopi carbonic nya. Setelah 5-7hari di dalam tangki berisi air carbonic, air menjadi jenuh dengan enzim fermentasi dan produk sampingan lainnya, dan buih mulai keluar dari katup. Ini menandakan untuk mengakhiri fermentasi sebelum buah di pipil, dan dijemur. Rasa kopi sangat unik, antara berri matang dan rasa anggur menghasilkan kurma kering, mentega matang, dan sirup maple dengan sedikit rasa bunga.

Perhatian

Fermentasi pada tangki tertutup pada kopi adalah hanya satu dari sekian inovasi yang menarik yang telah muncul pada pertanian. Tipe progresif dan eksperimental ini dapat meningkatkan kreatifitas dalam industri yang sering mengacu kepada tradisi, dan memberikan diferensiasi market pada penghasil kopi yang mencari kebebasan dari harga dagang kopi.

Namun, perhatian pada pembeli. Walaupun sepertinya menarik untuk mendorong penghasil kopi untuk bereksperimen pada metode pemrosesan kopi; tenaga, sumber daya, dan potensial rugi, membuat hal ini menjadi langkah yang beresiko. Olehkarena alasan itu, keyakinan kami permintaan untuk bereksperimen harus dibarengi dengan komitmen finansial yang kuat dari pembeli, mengesampingkan kualitas sebagai hasilnya, untuk membeli hasil pada harga yang adil yang memperhitungkan harga pasar dari petani seiring dengan waktu, lahan, dan tenaga tambahan.

Dengan komitmen ini dapat memberikan dorongan pada perubahan ke arah positif pada sektor kopi baik itu untuk petani maupun roaster. <diterjemahkan oleh coffee TGC dari dailycoffeenews.com>

Air Purifier Anti Virus

Pembersih udara teknologi NASA, dengan tampilan yang cantik, daya 60 watt saja.
Kegunaan:
99,999% membunuh bakteri & virus
Menghancurkan Penyebab Alergi
Menghilangkan VOCs (gas beracun)
Ada 2 tipe:

  1. APS 300
  2. APS 200 – dapat menghilangkan asap

Sales kontak:
PT Grand Kemindo Pratama
Bp. Nur 08123586929
Jangan lupa untuk menyebutkan kode “TGC coffee” yah untuk dapat diskon khusus

Produk dapat di lihat di TGC Coffee Basuki Rahmat Surabaya.

Stand / bracket dapat ditambahkan juga. Siap pengiriman luar kota Surabaya

air purifier

Happy birthday dear TGC members

On your birthday, bring TGC member card with you, go to any TGC coffee shop and claim your free birthday cup of coffee from TGC.

Time stops in a cup of coffee, so enjoy your birthday!

Pada hari ulang tahun Anda, bawa kartu member TGC coffee shop dan dapatkan minuman kopi dari TGC. (jangan lupa bawa KTP juga yah jika dibutuhkan verifikasi data)

NB: isi form data pada kolom yang belum Anda lengkapi sebelumnya, untuk memudahkan Anda menerima info dari kami dan sebaliknya

HAPPY COFFEE CUPPING

What is “Happy Coffee Cupping” all about?

A fun, yet competitive coffee-tasting contest for public, where each contestant is to guess what beans are being used inside each serving of cups.
Get a PRIZE in total of IDR 1.750.000 depository for top 3 scorers of this coffee-sipping fiesta!
Fill the form below to register TODAY!
Registration STARTS TODAY (JULY 9TH 2018) and ENDS ON JULY 31ST 2018.

Apa itu “Happy Coffee Cupping”?

Happy coffee cupping merupakan ajang lomba “cicip-tebak” jenis biji kopi yang ada pada setiap cup yang disediakan – diperuntukkan bagi umum (berlaku bagi member TGC maupun non-member TGC).
Dapatkan hadiah deposit belanja di TGC *syarat dan ketentuan berlaku* bagi 3 peserta yang berhasil meraih SKOR TERTINGGI pada FINAL nanti:
1: Rp 1.000.000
2: Rp 500.000
3: Rp 250.000

Daftarkan diri Anda HARI INI JUGA dengan mengisi formulir di bawah ini!
Pendaftaran dimulai dari tanggal 9 Juli 2018 s.d 31 Juli 2018.

Tunggu apalagi? Cus lekas daftar, rek.

Terms & conditions:
1. TGC members get the privilege to recommend 1 type of coffee bean to serve during the day of the event.
2. All coffees are going to be brewed using the V60 method. Participants won’t be allowed to look at the brewing process.
3. ELIMINATION STAGE:
– Participants will be placed in a group that consists 4 people.
– Each group will be introduced to 3 different types of served coffee packs.
– The barista will be serving one type of coffee at a time.
– Participants will need to write down their guesses on what coffee type they think is right.
– The winner will be the participant who can guess all the served coffee types correctly.
– All participant will acquire 1 point for each correct answer. Additional points will be added to the fastest participants who will manage to write down the answer accordingly.
– Participants with the highest score in each group will go to the semifinal stage until 4 semifinalists are left to compete on the final stage.
4. FINAL STAGE:
– All 4 finalists will be served to 5 different types of coffee packs.
– The barista will be serving 3 types of coffee, one coffee type at a time.
– Finalists will need to write down their guesses on what type of coffee pack they think is right.
– The winner will be the finalist that can guess all the coffee types served correctly.
– 1 point will be added for each correct answer. Additional points will be added to those who are fastest among the 4 to write down the answer accordingly.
– The top 3 finalists with the highest scores wins.
5. The prizes are in form of TGC deposits, there can be no monetary trade in cash.
– The depository can be used by winners only.
– Winners are allowed to purchase any type of coffee beans, beverages, and food sold at TGC (Loop).
– The depository applies only until 31 December 2018.

Peraturan dan Persyaratan Lomba:
1. Peserta yang merupakan member TGC mendapatkan hak khusus untuk menyarankan 1 macam kopi untuk di seduh pada saat lomba.
2. Seluruh kopi yang disajikan pada saat lomba hanya menggunakan alat V60, namun tidak dapat diseduh di hadapan peserta.
3. TAHAP PENYISIHAN:
– Peserta akan di bagi menjadi grup, dengan masing-masing grup terdiri dari 4 orang.
– Tiap grup akan dihadapkan dengan 3 macam kopi yang berbeda.
– Barista TGC akan menyajikan satu per satu jenis kopi didalam satu server, untuk dibagikan ke masing-masing peserta dan dicicipi bersama.
– Peserta akan menulis jenis kopi yang ditebaknya pada selembar kertas dan meletakkan di atas meja secara terbalik dibawah telapak tangan-nya, untuk kemudian dibuka bersama-sama di akhir acara tahap penyisihan.
–  Jawaban yang benar akan dihitung sebagai 1 poin. Tambahan poin akan diberikan kepada peserta yang terlebih dahulu meletakkan jawabannya di meja.
– Pemenangnya adalah peserta yang dapat menebak semua jenis kopi dengan benar atau peserta yang meraih nilai tertinggi.
– Pemenang pada tiap grup akan lanjut ke tahap semifinal hingga tersisa 4 semifinalis yang melaju ke babak final.
4. BABAK FINAL:
Finalis yang terdiri dari 4 orang akan dihadapkan pada 5 macam kopi yang berbeda.
TGC Barista akan menyajikan 3 macam kopi yang berbeda, di sajikan satu per satu dengan server, untuk untuk dibagikan ke masing-masing peserta dan dicicipi bersama.
Cara selanjutnya sama dengan babak penyisihan.
Penentuan pemenang menurut nilai tertinggi untuk menentukan tingkatan hadiah.
5. Hadiah dalam bentuk deposit di TGC tidak dapat ditukarkan dengan uang cash.
– Hanya berlaku untuk digunakan bagi para pemenang.
– Gratis digunakan untuk membeli kopi, minuman, dan makanan.
– Deposit hanya berlaku di TGC Loop graha family.
– Deposit hanya berlaku terakhir sampai 31 Desember 2018.