Manfaat TEH bunga di TGC

Di TGC tersedia minuman botolan selain kopi, yaitu TEH. Tak hanya tampilan nya yang menarik, manfaatnya pun menarik.

Teh PINK
untuk mengatasi oliguria, batuk, dan diabetes.
Dalam pengobatan tradisional Tiongkok sudah dikenal lama digunakan untuk mengobati asma bronkial, bronkitis akut dan kronis, batuk, hemoptisis TBC paru, pusing, pengaburan penglihatan, disentri, demam, batuk rejan, sakit kepala.
Demikian pula di Malaysia, ramuan bunga Gomphrena globosa L., diminum untuk mengobati penyakit asma, bronchitis, dan keputihan, memeriksa perdarahan dan tangisan nokturnal pada anak-anak, dan untuk menenangkan mata sakit.
Tim peneliti Departemen Bioteknologi dan Botani Jamal Mohamed College, Khajanagar, Tiruchirapalli, India, meneliti globe amaranth atau bachelor button, nama lain bunga kenop ini, yang memiliki senyawa flavonoid, fitosterol, fenolat, dan terpenoid. Bagian yang berbeda dari tanaman ini secara tradisional diklaim digunakan untuk pengobatan spektrum luas penyakit termasuk keluhan bayi, oligioria, sakit badan, malaria, bakteri infeksi, ikterus, masalah kencing, kolesterol tinggi, batuk, demam, diare, gangguan hati, gangguan ginjal.
Menurut Wikipedia, tumbuhan ini terdapat di seluruh Indonesia terutama di daerah yang beriklim basah sampai sedang. Biasa tumbuh di halaman rumah atau di ladang-ladang di tempat terbuka dengan penyinaran matahari yang cukup. Tumbuh pada ketinggian 1 – 1.400 m di atas permukaan laut.
Tumbuhan bunga kenop berasal dari Guatemala dan Panama di Amerika Tengah.
Di Bali, bunga ini lebih dikenal dengan nama bunga ratna. Sementara di Gorontalo, bunga ini dikenal dengan nama taiman tulu . Di Inggris dikenal sebagai globe amaranth atau bachelor button. Dalam bahasa Cina, disebut qian ri hong, yang secara harfiah berarti “thousand days red” karena periode bunga mekar yang panjang ini.

Teh BIRU
memiliki khasiat di antaranya sebagai penangkal stres dan bersifat anti depresif, penangkal bakteri Escherichia coli.

Referensi lain menyebutkan tanaman ini memiliki khasiat yang berkaitan dengan infertilitas, gonorrhea, mengobati gangguan menstruasi.
Kembang telang ini, mengutip dari Wikipedia, memiliki kandungan senyawa beragam triterpenoid, flavonol glikosid, antosianin, dan steroid.
Gracia Carolien Franswijaya, dalam penelitiannya “Uji Keaktifan Ekstrak Air Kembang Telang Clitoria ternatea pada Peluruhan Ion Kalsium dan Natrium dalam Model Katarak Kortikal” yang dimuat dalam lib.ui.ac.id, menjelaskan ekstrak kembang telang mengandung antosianin yang tinggi sehingga memiliki aktivitas antikatarak.
Dalam bahasa Inggris, kembang telang dikenal dengan nama asian pigeonwings, butterfly pea, blue pea vine, dan cordofan pea.
Tumbuhan ini juga dikenal dengan nama lokal lain, seperti bunga telang (Malaysia) dan dok anchan (Thailand). Di India, kembang telang dikenal dengan berbagai nama lokal, seperti aparajita (Hindi), gokarna (Marathi), nagar hedi (Kannada), dan sankhupushpam (Malayalam).
Kembang telang adalah tumbuhan perdu merambat yang hijau sepanjang tahun dari famili Fabaceae. Nama ilmiahnya Clitoria ternatea, mengacu pada bentuk bunganya yang menyerupai alat kelamin perempuan.
Daunnya, berdasarkan deskripsi dari eol.org, adalah daun majemuk, berwarna hijau, menyirip gasal dengan 3 – 9 anak daun yang berbentuk elips atau bulat telur, berbulu di bagian atas. Tangkai daunnya pendek, dengan ujung daun tumpul dan pangkal runcing.
Bunganya bunga tunggal, berbentuk seperti kupu-kupu, yang keluar dari ketiak daun, soliter atau dua bersama-sama, mencolok, berwarna biru terang dengan bagian tengah berwarna kuning dan putih. Selain itu, ada juga kultivar berwarna ungu, merah muda, atau putih.
Buahnya buah polong, berbentuk pipih, dengan panjang 5 – 10 cm, berisi 6-10 biji yang berbentuk seperti ginjal.

Teh KUNING
memiliki nama lain ulam raja dalam bahasa Melayu dan dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama yellow ray flower. Tanaman ini termasuk anggota bunga aster yang termasuk ke dalam keluarga bunga matahari. Di Indonesia dikenal dengan nama kenikir atau Cosmos caudatus.
Bunga tanaman kenikir ini biasanya berwarna kuning, merah, jingga, putih, atau oranye.
laut. Bunga kenikir dalam penyerbukannya dibantu oleh sebagian besar serangga secara epizoik, yakni pembuahan dengan cara menempel di bagian luar tubuh binatang. Setelah terjadi proses percampuran antara putik dengan benang sari maka akan terjadi proses pembuahan. Dalam waktu seminggu (apabila kondisinya sesuai) 35–60% biji (buah) yang terjatuh di tanah akan berkecambah. Daya kecambahnya pun tetap tinggi setelah 3–5 tahun tersimpan, sekitar 80% biji masih mampu berkecambah. Ini yang menjadikan kenikir dapat tumbuh dan beradaptasi di berbagai keadaan.
Daun dan pucuk tanaman kenikir yang masih muda dijadikan lalapan, berguna sebagai obat untuk mengurangi bau mulut, dapat mencegah terkena kanker karena mengandung flavonoid dan saponin.
Tak hanya itu, daun kenikir ini juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membuang racun yang terdapat di dalam tubuh, memperbaiki fungsi jantung serta membantu pertumbuhan tulang.

Bunga Crysan
Di negara empat musim, bunga krisan bersemi di musim gugur ketika semua tanaman berguguran. Selain itu, kualitas keindahan krisan akan terpancar sesuai dengan perawatan yang kita berikan. Karakter inilah yang membuat bunga krisan dinobatkan sebagai bunga nasional Jepang. Queen of the East, itulah julukan yang diberikan masyarakat Jepang untuknya.
Masyarakat Jepang punya kebiasaan minum teh yang dicampur bunga krisan. Sebuah kebiasaan yang menyehatkan, karena teh bunga krisan ternyata mengandung vitamin A, vitamin C, niacin, folat, protein, kalsium, zat besi, dan magnesium. Sedangkan beberapa manfaat bunga krisan adalah:

  1. Menjaga kekebalan tubuh
  2. Menurunkan demam
  3. Membersihkan racun (detoksifikasi) hati untuk memperbaiki kinerja organ tubuh ini
  4. Mengatasi penyakit akibat gangguan pernafasan
  5. Menurunkan kadar kolesterol dalam darah
  6. Menghilangkan kerawat, sehingga wajah terlihat lebih sehat dan cantik
  7. Meringankan sakit kepala dan stres.

Pomegrante
tubuh kita butuh keistimewaan buah ini. Soalnya, delima memiliki sifat antioksidan, antivirus, dan antitumor.
Tak hanya itu, delima juga bisa dikatakan sebagai sumber vitamin yang sangat baik. Terutama vitamin A, C, dan E, serta asam folat. Buah yang menakjubkan ini terdiri dari tiga kali lebih banyak antioksidan seperti wine atau green tea.
Kulit buah delima, termasuk daunnya, bisa digunakan untuk menenangkan gangguan perut atau diare. Minum teh yang dibuat dari daun buah ini juga membantu menyembuhkan masalah pencernaan.
Kaya antioksidan dalam delima mampu menjauhkan bakteri dan infeksi lainnya dari permukaan kulit kita. Kupasan kulit delima bisa melawan jerawat.
Kulit buah delima pun dapat dimanfaatkan sebagai pelembab kulit alami manusia, khasiatnya bisa mengembalikan keseimbangan pH kulit.
Rebusan kulit delima yang sudah dikeringkan
meredakan nyeri radang tenggorokan atau amandel

Informasi ditas diambil dari satuharapan.com greeners.co homify.co.id idntimes.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s