Time is money— tapi rasa tidak harus dikorbankan karenanya.
Dengan drip bag ini, kamu tidak perlu memilih antara keduanya. Cepat, tanpa kehilangan kedalaman. Sederhana, tanpa kehilangan cerita. Karena pada akhirnya, yang kita cari bukan hanya efisiensi, melainkan momen kecil yang tetap terasa hidup di tengah hari yang terus berjalan.. Dan mungkin, di antara semua kesibukan itu— secangkir kopi ini adalah cara paling sederhana untuk mengingat bahwa…
waktu yang kita nikmati, selalu lebih berharga daripada waktu yang hanya kita kejar.
Secangkir yang datang tanpa menunggu
Ada hari-hari ketika waktu terasa begitu mahal. Setiap menit dihitung, setiap jeda terasa seperti kehilangan.
Mereka bilang, time is money. Dan mungkin benar— tapi ada hal yang sering kita lupa:
tidak semua yang berharga harus terburu-buru.
Ritual yang Dipelankan
Drip bag ini lahir dari satu pemikiran sederhana— bagaimana jika waktu yang singkat tetap bisa terasa utuh?
Tanpa mesin. Tanpa alat. Tanpa menunggu lama.
Hanya secangkir, air panas, dan beberapa detik yang kamu curi kembali dari hari yang sibuk.
Air jatuh perlahan, aroma naik diam-diam, dan di sela itu semua— kamu mendapatkan sesuatu yang jarang:
waktu yang benar-benar kamu miliki.
Rasa yang Kamu Pilih Sendiri
Karena jika waktu itu berharga, maka rasa yang kamu minum juga seharusnya demikian.
Melalui pre-order, kamu memilih biji kopi yang paling sesuai dengan mood kamu. Kami menyiapkannya khusus menjadi drip bag buat kamu— segar, personal, dan tidak tergantikan.
Dinikmati bukan sekadar kopi yang cepat, tapi tetap bermakna.
No two fingerprints are the same. Neither is your coffee.
Setiap orang punya karakter unik. Di TGC Coffee, kami meracik blend yang mencerminkan siapa kamu—bukan sekadar apa yang kamu minum. Seperti sidik jari, preferensi rasa kopi juga unik. Bukan hanya soal pahit atau asam— tapi tentang bagaimana kamu melihat dunia, mengambil keputusan, dan menikmati momen.
TGC bisa menterjemahkan personality menjadi rasa, yang khusus dibuat untukmu.
Semua orang punya “signature taste” masing-masing, seperti sidik jari – tiap orang tidak ada yang sama.
FINGER PRINT COFFEE
Setiap blend dirancang seperti sidik jari— berlapis, mengalir, dan punya identitas.
Ini bukan kopi biasa. Ini kopi yang “kena” ke kamu. Pada akhirnya, kopi bukan hanya minuman. Ia adalah ritual, refleksi, dan cara kita hadir di dunia.
Find your blend. Own your taste.
Flow: 1. Daftar appointment untuk sesi Finger Print Coffee ini ke kasir / WA TGC dengan tombol di bawah ini 2. Datang di hari H yang telah ditentukan 3. Jawab 1-2 pertanyaan singkat 4. Kami membaca “personality” kamu 5. Dapatkan coffee blend yang dibuatkan khusus untuk kamu saat itu juga 6..Coffee tasting…. coba kopi yang telah dibuatkan buat kamu 7. Bawa pulang biji kopi yang paling kamu suka 8. Masih ada lagi! Bonus deposit untuk next visit kamu
Di TGC, kami percaya bahwa kopi bukan sekadar rasa — tapi juga perasaan. Dengan begitu banyak kopi langka dari seluruh dunia, kami menciptakan “karakter” untuk membantu kamu mengingat cita rasa dan jiwa dari masing-masing kopi. Sama seperti tokoh favoritmu dalam buku atau film, kamu akan terus kembali pada karakter yang paling menyentuh hatimu. Jadi… udah ketemu kopi favoritmu?
Kopi TGC house blend yang rendah kafein. 100% arabica
Tasting notes: seperti menemukan jeda di tengah hari yang sibuk—segarnya menyadarkan, hangatnya memeluk, dan akhirnya menenangkan. Di cakrawala yang tenang, aroma citrus dan apel hijau menyala seperti cahaya pertama, lalu melebur ke dalam hangat cokelat, vanilla, dan kacang panggang dengan akhir teh hitam yang jernih dan damai. Citrus aroma, green apple, chocolaty, vanilla, roasted nuts, with clean black tea aftertaste.
Ada malam yang datang tanpa ingin membuatmu tidur. Ada juga kopi yang hadir bukan untuk mengguncang jantung, melainkan menenangkan waktu.
Di cangkir ini, kafein bukan lagi pusat cerita. Yang tinggal hanyalah rasa, memori, dan emosi yang perlahan membuka diri.
Blend ini lahir dari dua dunia yang berbeda. Satu adalah keteduhan pegunungan yang sabar, yang lain adalah angin segar dari lereng Jawa Barat. Mereka bertemu seperti dua percakapan lama— saling melengkapi, saling meredakan.
Di TGC, kami percaya bahwa kopi bukan sekadar rasa — tapi juga perasaan. Dengan begitu banyak kopi langka dari seluruh dunia, kami menciptakan “karakter” untuk membantu kamu mengingat cita rasa dan jiwa dari masing-masing kopi.
Sama seperti tokoh favoritmu dalam buku atau film, kamu akan terus kembali pada karakter yang paling menyentuh hatimu. Jadi… udah ketemu kopi favoritmu?
Setiap rumah punya cerita. Setiap cangkir punya asal.
Lahir dari dua tanah yang berjauhan, namun dipertemukan di TGC oleh karakter yang saling melengkapi. Dari sedikit sekali coffee blend TGC, Senja di Nicarao ini salah satunya.
Binar Senja di Nicarao Wai diciptakan untuk menjadi “rumah” — rasa yang bisa dinikmati setiap hari, namun tetap meninggalkan karakter yang tak mudah dilupakan.
TGC House blend: 30% Robusta Indonesia 70% Arabica Import Tasting notes: Pekat dan teguh seperti senja yang turun perlahan, lalu berkilau sekejap seperti fajar tropis—berani, hangat, dan tinggal sebagai jejak yang sulit dilupakan Aroma: Deep cocoa and dark chocolate aromatics layered with bright tropical citrus notes and subtle roasted nuts. Flavor: Rich dark chocolate foundation supported by vibrant citrus tones reminiscent of lime and grapefruit, followed by gentle stone fruit sweetness (apricot). Acidity: Medium, citric and lively, well-integrated with a low-acid base from the robusta component, creating a balanced structure. Body: Full to medium-full body; bold, dense, and structured with a smooth texture. Sweetness: Moderate, natural sweetness with hints of ripe stone fruit and cocoa. Finish: Long and lingering; transitions from bright citrus vibrancy into warm chocolate depth with a soft nutty aftertaste.
Senja di Nicarao bukan sekadar campuran dua origin. Ia adalah dialog antara bumi Nusantara dan tanah Amerika Tengah. Antara ketegasan dan keanggunan. Antara energi dan emosi.
Di TGC, kami percaya bahwa kopi bukan sekadar rasa — tapi juga perasaan. Dengan begitu banyak kopi langka dari seluruh dunia, kami menciptakan “karakter” untuk membantu kamu mengingat cita rasa dan jiwa dari masing-masing kopi.
Sama seperti tokoh favoritmu dalam buku atau film, kamu akan terus kembali pada karakter yang paling menyentuh hatimu. Jadi… udah ketemu kopi favoritmu?
Dwi Naraya—sebuah puisi cair dari dua dataran tinggi yang berjauhan, namun saling memanggil lewat aroma tanahnya.
Dibuat dari 100% Arabica coffee, menyatukan dua jenis single origin dari Indonesia yang eksepsional Tasting notes: harmoni yang tak terjadi setiap hari— pertemuan antara gelap yang lembut dan terang yang berbisik. Aroma: soft herbal and gentle spice notes combine with citrus blossom, lemongrass, and sweet orange peel fragrance. Subtle hints of floral nectar and brown sugar create a balanced aromatic lift. Flavor: deep, earthy sweetness, brown sugar, dark chocolate, dried dates combine with lively citrus, green apple, and light tropical brightness; both converge into a flavor profile that feels layered, structured, and gently evolving with every sip. Body: Medium to full body—smooth, rounded, and velvety, while maintaining the buoyant, clean texture Acidity: bright yet grounded, lively but never sharp acidity. Aftertaste: Long, clean, and elegant. The cup finishes with a combination of earthy sweetness, cocoa warmth, and a trail of sweet lemon and jasmine that lingers softly.
Ini bukan sekadar kopi—ini adalah perjumpaan dua dunia. Ketika keduanya bertemu, mereka menciptakan puisi cair: sehangat senandung bumi, sesegar fajar di ketinggian, selembut langkah angin yang pulang ke rumah.
Di TGC, setiap kopi punya jiwa—karakter yang memelukmu dengan caranya sendiri. Dan Dwi Naraya adalah kisah tentang dua kekuatan yang berbeda, namun saling melengkapi: penuh kedalaman, namun tetap bercahaya; kuat, namun tetap lembut; tegas, tetapi tidak pernah kehilangan keanggunannya.
Mungkin di antara tegukannya, kamu akan menemukan sesuatu tentang dirimu sendiri— bahwa harmoni paling indah sering lahir dari pertemuan yang tak pernah kita duga.
Jadi… apakah ini kopi yang memanggil namamu?
Untuk memudahkan mengingat jenis kopi yang Anda sukai ini, TGC mem-visual kan kopi ini sebagai seorang pujangga dari Inggris bernama Bliss, terinspirasi oleh Shakespeare dengan berbagai karyanya yang me-legenda.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.